INVESTIGASI
ILMIAH
PENGERTIAN INVESTIGASI ILMIAH
Penelitian Ilmiah,
Menurut :
Menurut Sekaran (
2006:4) Istilah penelitian ilmiah mengacu, baik
pada penelitian dasar maupun terapan. Penelitian terapan boleh atau tidak boleh
digeneralisasikan pada organisasi lain, tergantung pada tingkat dimana
perbedaan-perbedaan dapat eksis dalam faktor-faktor seperti ukuran, sifat kera,
karakteristik karyawan dan struktur organisasi.
Penelitian dan Metode Ilmiah
Jika alat untuk berpikir adalah otak dari ilmu, sikap
ilmiah adalah jiwanya. Sikap ilmiah melepaskan keinginan kreatif untuk
membuat suatu penemuan dapat terjadi.
Metode ilmiah yang dipraktikkan di penelitian bisnis mengarhakan
pada pendekatan kita pada penyelesaian masalah
Prinsip dasar dalam metode
ilmiah
1.
Observasi
fenomena secara langsung
2.
Variabel,
proses, dan metode yang dijelaskan dengan jelas
3.
Hipotesis yang
bisa diuji secara empiris
4.
Kemampuan untuk
mengalahkan hipotesis tandingan
5.
Pembenaran
kesimpulan secara statistik dibandingkan secara linguistik
6.
Proses koreksi
mandiri
Ciri-ciri
penelitian Ilmiah
Sekaran ( 2006 :
29 ) Mengatakan
Ciri-ciri dari penelitian Ilmiah ada 8, yaitu sebagai berikut:
A. Tujuan Jelas
Manajer memulai
penelitian dengan sebuah sasaran atau tujuan yang jelas. Fokusnya adalah
meningkatkan komitmen karyawan terhadap organisasi disamping manfaat lain
penelitian tersebut dalam banyak bidang.
B. Ketepatan
Dasar teori yang
baik dan desain metodologi yang tepat akan menambah ketepatan pada sebuah studi
denag tujuan yang jelas. Ketepatan mengandung arti kehati-hatian, kecermatan,
dan tingkat ketelitian dalam investigasi penelitian.
C. Dapat Diuji
Penelitian
ilmiah menguji secara logis hipotesis yang disusun untuk melihat apakah data
mendukung perkiraan atau hipotesis yang dibuat setelah studi yang mendalam
terhadap situasi masal
D. Dapat Ditiru
Hasil uji
hipotesis harus didukung ketika jenis penelitian serupa diulangi dalam keadaan
lain yang mirip. Dengan kata lain, hipotesis kita tidak hanya bersifat
kebetulan, tetapi merupakan refleksi dari keadaan populasi yang sebenarnya.
E. Ketelitian dan Keyakinan
Ketelitian
mengacu pada kedekatan temuan dengan realitas berdasarkan sebuah sampel.
Keyakinan mengacu pada probabilitas ketepatan estimasi kita. Karena itu,
tidaklah cukup hanya teliti, tetapi juga penting kuta dapat meyakinkan dan
menegaskan bahwa 95% waktu hasil kita benar dan hanya 5% kemungkinan salahnya.
F Objektivitas
Kesimpulan yang
ditarik dari interpretasi hasil analisis data harus objektif; yaitu, harus
berdasarkan fakta-fakta dari temuan yang berasal dari data aktual, dan buakn
nilai-nilai subjektif atau emosional kita.
G. Dapat Digeneralisasi
Dapat
digeneralisasi mengacu pada cakupan penerapan temuan penelitian dalam satu
konteks organisasi ke konteks organisasi lainnya.
I. Hemat
Kesederhanaan
dalam menjelaskan fenomena atau persoalan yang muncul, dan dalam menghasilkan
solusi masalah, selalu lebih disukai untuk kerangka penelitian yang kompleks
yang meliputi jumlah faktor yang tak dapat dikendalikan.
Bagaimana
Seorang peneliti itu ??
1.
Mengalami rasa
ingin tahu, ragu-ragu, curiga, dan rintangan
2.
Berusaha untuk
menyatakan masalah-mengajukan pertanyaan, mempertimbangkan pengetahuan yang
sudah ada, mengumpulkan fakta, dan mengubah konfirmasi emosional
3.
Mengajukan
hipotesis, penjelasan yang masuk akal untuk menjelaskan fakta yang dapat dipercaya
4.
Menarik
kesimpulan atau konsekuensi dari hipotesis
5.
Memformulasi
beberapa hipotesis tandingan
6.
Merencanakan dan
membuat pengujian empiris
7.
Menarik
kesimpulan
8.
Mengembalikan
informasi ke masalah awal dan mengubah berdasarkan bukti.
Komentar
Posting Komentar